4 Saham Cybersecurity Terbaik Yang Perlu Diperhatikan Para Trader

calendar_today
April 26, 2022
timer
Waktu baca 9 menit

Setelah serangan ransomware baru-baru ini pada sistem pipa minyak terbesar di AS, Colonial Pipeline, dan produsen daging terbesar di dunia, JBS, minat terhadap perusahaan keamanan siber telah meningkat secara dramatis.

Jika Anda tertarik untuk menemukan beberapa saham keamanan siber dan ETF (exchange traded fund) terbaik untuk diinvestasikan dan bagaimana melakukannya dengan biaya yang kompetitif, maka Anda berada di tempat yang tepat! Mari kita mulai.

Saham cybersecurity

4 Saham Cybersecurity Terbaik untuk Diperhatikan Saat Ini

Terdapat sejumlah besar perusahaan keamaaan siber yang menyediakan bantuan dan layanan penting untuk bisnis-bisnis yang beroperasi secara daring dan melalui jaringan komunikasi eletronik.

Berikut ini merupakan daftar singkat beberapa saham keamaaan siber untuk diperhartikan tahun ini. 

  1. Zscaler (ZSUS) 
  2. Fortinet (FTNT) 
  3. Palo Alto Networks (PANW) 
  4. CrowdStrike (CRWD) 

Semua perusahaan cybersecurity adalah perusahaan dengan spesialisasi dalam bidang keamaan siber yang berbeda-beda. Pada dasarnya, mereka semua berfokus pada pengamanan data dan sistem dari pengguna yang tidak sah.

Semakin banyak perusahaan yang bergerak secara daring, maka semakin banyak pula peningkatan ancaman dari penjahat siber. Inilah salah satu alasan mengapa investor tertarik untuk mencari dan berinvestasi pada saham keamaan siber terbaik yang tersedia.

Beberapa saham keamanan siber teratas tercantum di atas dan akan menjadi titik awal yang bagus untuk penelitian dan analisis lebih lanjut. Dalam beberapa bagian selanjutnya, Anda akan mempelajari beberapa rincian penting dari perusahaan-perusahaan ini untuk membantu Anda membuat portofolio saham keamanan siber.

4 Saham Cybersecurity Terbaik untuk Dibeli: Riset & Analisis

Jika Anda sedang memikirkan kapan dan apa yang dapat diinvestasikan sekarang, maka saham keamanan siber dapat menjadi urutan teratas dari pertimbangan Anda.

Di bawah ini kami akan membahas beberapa saham keamanan siber terbaik untuk dipertimbangkan tahun ini. Sebagaimana ini menjadi sektor saham yang diminati, harga saham masing-masing perusahaaan mungkin menunjukkan lebih banyak volalitas dibandingkan dengan saham blue-chip lainnya.

Pastikan sudah melakukan penelitian mendasar atau analisis teknis dan selalu ingat risiko untuk berinvestasi dalam apa pun!  

1. Zscaler (ZSUS) 

Zscaler didirikan pada tahun 2007 dan menjadi saham keamanan siber publik pada tahun 2018. Sekarang terdaftar dalam bursa saham Nasdaq. Tahun ini, perusahaan keamanan siber berbasis cloud ini memiliki kapasitas pasar sebesar lebih dari $25 miliar dengan lebih dari 100 pusat data di seluruh dunia, yang melayani pelanggan di 185 negara.

Pelayanan dari perusahaaan ini popularitasnya juga meningkat. Lebih dari 450 perusahaan yang terdapat pada daftar 2,000 Forbes menggunakan Zscaler dan mereka adalah mitra resmi untuk Microsoft Office 365. Statistik ini kemungkinan akan meningkat seiring dunia menghadapi semakin banyaknya ancaman dari kejahatan siber.

Dalam beberapa bulan terakhir, Zscaler telah mencapai angka pendapatan sebesar lebih dari $125 juta. Di bulan terakhir, pendapatan meningkat hingga 60% tahun di angka $176.4 juta. Namun, kerugian bersih perusahaan telah melebar tetapi hal ini dikarenakan perusahaaan lebih berfokus pada pertumbuhan daripada profitabilitas.

Hal ini berarti perusahaan akan terus-menerus mengeluarkan uang dalam pemasaran, pertumbuhan dan akuisi – strategi jangka panjang yang jelas. Hal ini juga tercermin dari harga saham perusahaan yang ditampilkan di atas saat ini berada di bawah harga tertinggi sepanjang masa.

2. Fortinet (FTNT) 

Fortinet adalah salah satu. perusahaan keamanan siber tertua di dunia dan sudah ada sejak tahun 2000, meraih kapitalisasi pasar sebesar lebih dari $35 miliar. Perusahaan ini mengembangkan dan menjual berbagai macam produk dan layanan keamanan siber. Termasuk firewall, proteksi anti virus, komponen keamanan endpoint dan masih banyak lagi.

Para investor telah menikmati pendapatan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir saat mereka mencetak rekor peningkatan dalam pendapatan dan peningkatan dalam bimbingan untuk kedepannya. Perusahaan ini juga sedang merencanakan perluasan dengan lebih dari 65 penawaran di tahun kemarin. termasuk investasi senilai $75 juta kepada Linksys.

Peningkatan mendasar oleh perusahaan dan rencana perluasan yang agresif telah membantu Fortinet menjadi saham keamanan siber terbaik untuk para investor. Data di atas menunjukkan tren jangka panjang dari harga saham Fortinet.

Telah jelas terlihat bahwa harga trend yang agresif sejak 2016 terus menaik di saat pandemi 2020. Dengan adanya kenaikan harga, sebagian investor mungkin akan mengambil langkah dengan lebih hati-hati. Jenis tren yang kuat di dalam situasi pasar ini mungkin lebih ideal untuk para investor menunggu momentum.

3. Palo Alto Networks (PANW) 

Palo Alto Networks adalah perusahaan keamanan siber multinasional yang didirikan pada tahun 2005. Penghasilan tahun lalu mencapai $3 miliar sebagai perusahaan yang melayani 70.000 bisnis di lebih dari 150 negara. Perusahaan juga terdata sebagai perusahaan terbaik urutan ke-8 oleh 100 daftar Forbes Digital dan mereka menghitung 85 perusahaan dari 100 daftar Fortune sebagai klien.

Fokus inti dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan adalah keamanan jaringan, firewall yang canggih, keamanan cloud, proteksi endpoint dan lain-lain. Palo Alto Networks juga mengoperasikan Unit 42 yang merupakan tim intelijen dengan ancaman tingkat lanjut yang berfokus untuk menemukan ancaman siber terbaru dan berkerja sama dengan FBI.

Palo Alto Networks memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam mewujudkan penjualan yang konsisten, seperti pengembalian pemegang saham. Sebagai pemain tertua dalam bidangnya, perusahaan ini juga populer di kalangan para investor. Hal ini terutama benar disebabkan oleh dividen dan pembelian kembali yang luar biasa yang perusahaan berikan kepada investor selama beberapa tahun terakhir. Dengan daftar klien yang mengesankan dan platform yang dibuat khusus di sekitar produknya sendiri, tentu saja ini merupakan saham yang harus diperhatikan untuk jangka panjang.

4. CrowdStrike (CRWD) 

Crowdstrike didirikan pada tahun 2011, berfokus pada respons dan layanan yang proaktif. Produknya mencakup sistem cloud untuk ancaman pengintaian, keamanan endpoint, dan masih banyak lagi. Perusahaan ini, dengan mantan pejabat FBI debagai salah satu pendirinya, telah aktif di dalam serangan siber Sony Pictures pada tahun 2014 dan Komite Nasional Demokrat (DNC) pada tahun 2016.

Perusahaan telah menampilkan kinerja yang mengesankan dalam tiga bulan terakhir yang menurut para analis mendukung penilaiannya yang tinggi. Menariknya, ini merupakan perusahaan yang masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena  dapat memasuki pasar internasional.

Sejak peluncuran penawaran saham perdana (IPO) pada tahun 2019, perusahaan telah menjadi pemimpin pasar di ruang keamanan siber. Crowdstrike diposisikan dengan sangat baik untuk menghadapi masalah bisnis saat ini. Berurusan dengan ancaman yang datang di saat mereka tidak lagi layak. Perusahaan harus membangun infrastruktur yang tepat untuk mengurangi ancaman sejak awal.

Pada saat inilah Crowdstrike bersinar sebagai platform yang berbasis cloud. Para investors tampaknya juga setuju. Harga saham juga diperdagangkan lebih tinggi daripada saat peluncuran pertama kali pada tahun 2019, seperti yang ditampilkan pada grafik di atas.

Karena harga saat ini masih diperdagangkan di bawah titik harga tertinggi sepanjang masa, ada potensi saham untuk bergerak kembali pada titik ini, menjadikannya saham keamanan siber yang harus diperhatikan untuk tahun ini.

Kesimpulan: Saham Keamanan Siber Terbaik

Apakah Anda tahu bahwa permintaan ransomware hampir mencapai angka $20 miliar di tahun lalu? Secara signifikan, ini merupakan jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan angka $11 miliar di tahun sebelumnya dan diharapkan untuk berlanjut. Hal ini menaruh banyak tekanan pada perusahaan yang tidak hanya mengurus keamanan siber namun mereka juga harus membangun infrastruktur yang tepat sebelum adanya ancaman.

Hal ini juga menjadi penyebab sektor keamanan siber menjadi sangat kompetitif. Potensi pertumbuhan saham keamanan siber menjadi sangat menarik. Ini menjadi penyebab para investor menjadi sangat tertarik untuk fokus pada sektor ini dan perusahaan yang memimpin persaingan kedepannya. Beberapa saham keamanan siber terbaik telah disebutkan dalam artikel ini.   

 

***
Materi ini tidak mengandung dan tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran, atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Harap dicatat bahwa analisis perdagangan seperti ini bukan merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk kinerja saat ini atau di masa depan, karena keadaan dapat berubah seiring berjalannya waktu. Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, Anda harus mencari saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda mengerti risikonya.